Anwar Hafid Layak Jadi Contoh Kepala Daerah, IPR: Program Berani Pintar dan Berani Sehat Buktikan Politik Bisa Hadir untuk Rakyat
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid layak menjadi contoh bagi kepala daerah di seluruh Indonesia karena menghadirkan program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Anwar Hafid menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan kepala daerah bukan hanya berapa banyak proyek yang dibangun, tetapi seberapa besar kebijakan pemerintah mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar yang dampaknya langsung dirasakan rakyat,” ujar Iwan Setiawan Senin (7/9/2026).
Menurutnya, program Berani Pintar yang memberikan dukungan pendidikan atau beasiswa bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah merupakan langkah strategis. Pemerintah daerah tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga sedang membangun kualitas sumber daya manusia untuk masa depan Sulawesi Tengah.
“Berani Pintar bukan sekadar program beasiswa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda Sulawesi Tengah yang lebih berkualitas. Kalau anak-anak daerah mendapatkan akses pendidikan yang baik, maka peluang mereka untuk meningkatkan taraf hidup juga semakin besar,” katanya.
Iwan juga mengapresiasi program Berani Sehat, yang memberikan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
“Pendidikan gratis dan kesehatan gratis adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Rakyat tidak membutuhkan kebijakan yang hanya bagus di atas kertas, tetapi kebijakan yang terasa manfaatnya ketika anaknya ingin kuliah dan ketika keluarganya membutuhkan layanan kesehatan,” tegasnya.
Ia menilai pendekatan seperti yang dilakukan Anwar Hafid patut direplikasi oleh kepala daerah lain, tentu dengan menyesuaikan kemampuan fiskal dan kebutuhan masing-masing daerah.
“Kalau ada kepala daerah yang mampu membuat pendidikan dan kesehatan semakin mudah diakses masyarakat, itu harus diapresiasi dan dijadikan benchmark. Kepala daerah seharusnya berlomba-lomba menghadirkan program yang konkret, bukan sekadar berlomba membuat pencitraan,” ujar Iwan.
Namun, ia mengingatkan agar keberlanjutan program juga menjadi perhatian. Program pendidikan dan kesehatan gratis harus memiliki perencanaan anggaran yang kuat, mekanisme pelayanan yang transparan, serta evaluasi berkala agar benar-benar tepat sasaran.
“Yang paling penting bukan hanya meluncurkan program, tetapi memastikan program tersebut berkelanjutan, tepat sasaran dan tidak berhenti ketika terjadi pergantian kepemimpinan. Kalau itu bisa dijaga, maka warisan kebijakan Anwar Hafid akan jauh lebih besar daripada sekadar popularitas politik,” katanya.
Iwan menambahkan, kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Anwar Hafid sedang menunjukkan satu pelajaran penting: politik akan mendapatkan legitimasi ketika kekuasaan digunakan untuk memudahkan hidup rakyat. Berani Pintar dan Berani Sehat adalah contoh bagaimana politik diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0