RIVALITAS DI LAPANGAN TETAP DAMAI, KMHDI DKI APRESIASI POLA PENGAMANAN PMJ

Sep 12, 2026 - 22:14
 1
RIVALITAS DI LAPANGAN TETAP DAMAI, KMHDI DKI APRESIASI POLA PENGAMANAN PMJ
(dok/istimewa)

Jakarta, Merdekatimes.id – Pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung berlangsung aman, tertib, dan damai hingga pertandingan berakhir. Tingginya rivalitas kedua tim tidak menjadi alasan untuk mengabaikan keamanan maupun sportivitas.

Atas kondisi tersebut, PD KMHDI DKI Jakarta menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya (PMJ) beserta seluruh jajaran yang terlibat dalam pengamanan pertandingan.

Ketua PD KMHDI DKI Jakarta, Marselinus, menilai situasi kondusif tersebut tidak terlepas dari pola pengamanan yang diterapkan Polda Metro Jaya (PMJ) dengan mengedepankan kesiapsiagaan, pendekatan humanis, komunikasi persuasif, pengaturan massa, serta tindakan yang terukur dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Yang kami apresiasi adalah pola pengamanan Polda Metro Jaya yang tidak hanya berorientasi pada penjagaan, tetapi juga pada bagaimana mencegah potensi gesekan sebelum berkembang menjadi konflik. Personel mampu hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat dan suporter”, ujar Marselinus.

Menurutnya, pertandingan Persija dan Persib memiliki karakteristik tersendiri karena mempertemukan dua kelompok suporter dengan rivalitas yang cukup tinggi. Karena itu, pengamanan membutuhkan kesiapan personel, pemetaan titik rawan, pengaturan pergerakan massa, serta koordinasi yang baik antara aparat, penyelenggara, klub, dan suporter.

“Pengamanan pertandingan dengan massa yang besar tentu bukan pekerjaan sederhana. Ketika situasi dapat dijaga tetap kondusif hingga pertandingan selesai, maka kita patut memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menjalankan tugasnya secara profesional", tegasnya.

Marselinus juga menilai pendekatan humanis yang dilakukan aparat penting untuk menjaga hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Polisi tidak harus selalu hadir dengan pendekatan represif. Ketegasan tetap diperlukan ketika menghadapi potensi gangguan, tetapi harus dilakukan secara profesional dan terukur. Di sisi lain, komunikasi dan pendekatan humanis harus tetap dikedepankan”, katanya.

Ia berharap keberhasilan pengamanan pertandingan ini dapat menjadi contoh bahwa keamanan, ketegasan, dan pendekatan humanis dapat berjalan secara bersamaan.

“Rivalitas boleh tinggi di lapangan, tetapi persaudaraan jangan sampai hilang. Suporter boleh berbeda warna dan pilihan klub, tetapi keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama”, lanjut Marselinus.

PD KMHDI DKI Jakarta juga mengajak seluruh suporter untuk mempertahankan budaya sportivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat memicu kericuhan.

“Kami mengapresiasi Polda Metro Jaya (PMJ) karena mampu menjaga pertandingan berlangsung aman sampai selesai. Ini menunjukkan bahwa pola pengamanan yang mengedepankan profesionalitas, komunikasi, pencegahan, dan pendekatan humanis dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan Suporter” tutup Marselinus.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0