PD KMHDI DKI Jakarta Gelar Workshop, Dorong Umat Kembangkan Usaha Keumatan Berbasis Sraddha Hindu
Jakarta, merdekatimes.id, — Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) DKI Jakarta menggelar workshop bertajuk “Menumbuhkan Kesadaran Umat untuk Mengembangkan Usaha Keumatan Berdasarkan Sraddha Hindu” di Gedung Dharma Sevanam, Pura Adhitya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan ini menghadirkan I Gede Sandra, Direktur Eksekutif Infast Bestari, Ekonom dan Pemerhati Kebijakan Publik, dan Gde Bayu Pangestu A.W., S.E., Wakil Ketua Umum PP KMHDI Bidang Minat dan Bakat Kader dan Ekonomi Kreatif, sebagai narasumber.
Workshop tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan umat Hindu untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya membangun kemandirian ekonomi umat melalui pengembangan usaha yang tetap berlandaskan nilai-nilai Sraddha dan Dharma.
Ketua PD KMHDI DKI Jakarta Marselinus mengatakan, penguatan ekonomi umat perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, umat Hindu memiliki potensi sumber daya manusia dan jaringan yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang produktif.
“Sraddha Hindu tidak hanya diwujudkan dalam kehidupan spiritual, tetapi juga harus hadir dalam tindakan nyata. Salah satunya melalui keberanian membangun usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menghadirkan manfaat bagi umat serta masyarakat,” ujar Marselinus.
Ia menambahkan, generasi muda Hindu harus mulai melihat kewirausahaan sebagai salah satu jalan untuk membangun kemandirian sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan umat.
“Kita ingin generasi muda Hindu bukan hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Karena itu, pengetahuan, jejaring, inovasi, dan keberanian mengambil peluang harus terus dibangun,” katanya.
Menurut Marselinus, pengembangan usaha keumatan juga membutuhkan kolaborasi antara mahasiswa, organisasi keumatan, pelaku usaha, profesional, dan berbagai elemen masyarakat Hindu.
“Kalau potensi umat dikonsolidasikan dengan baik, kita bisa membangun ekosistem ekonomi keumatan yang lebih kuat. Ini bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi bagaimana usaha tersebut memberikan kebermanfaatan dan menjadi bagian dari pengamalan Dharma,” tegasnya.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0